Bernaung di Kedalaman Hati

Jiwa yang lelah lepaskan kepenatan .. buraiakan semua gundah naungkan ke dasar hati terdalam

Wednesday, July 20, 2005

EPH : Kisah Sedih Dihari Minggu CIndra


Elegi Pink House
Episode : "Kisah Sedih di Hari Minggu Cindra "
Tokoh Utama : Keke,Ertha,Anggi,Cindra,Jevinda,Yay,Trisdy
********************************************************
Veri…veri ….

Riuh suara pendukung veri dalam AFI menggema , dominasi dukungan buat veri pun melanda pink house , tak kalah hebohnya .

Jevinda histeris meneriakkan , bahkan Fathir sang cowok dipaksa mendukungnya dengan kejam , pokoknya veri , awas kalo bukan veri .

Setiap malam minggu kejadian yang sama akan terulang , tak ada mulut diam , semuanya menjadi cerewet binti bawel, tapi oups , apa yang terjadi dengan Mbak Cindra . mulutnya yang biasa tak pernah berhenti berkomentar dan teriak manja , kini diam meringkuk disudut kamar . berkali-kali matanya liar menatap telpon genggamnya , dan akan beringsut jika ada dering telpon .

“Asalamualaikum… oh… Trisdy iiiiiiiiiiiii … telpon… huuh ” nada yang semula semangat hilang menjadi aungan burung hantu yang makin lama makin melemah , dan kembali meringkuk dibalik selimutnya , tetap disudut ruangan .

sementara jevinda , anggi, keke, ertha,juga Yay tetap asyik melototin veri

“inikah arti dari mencintaaaaaaaa, walau marah tetap saling mencinta ….” Alunan lembut suara Veri di konser AFI begitu mendayu melenakan histeria pink house.

Tilililiiiitttt…tilililiiiiiiitttttt…. Gubrak ….. Cindra bangun dari tidur panjangnya …

“assalamualaikum … u..uhhhh Vin fathir….”

“aduhhh yayangkuuuuuuuuuuu….” Jevinda segera melupakan kegilaannya pada Veri , menjemput telpon dari kakandanya

“aduh kok nggak ada telpon buat aku yaaa ..hiks…”

rintihan cindra seolah hilang ditelan histeria warga pink house . wajah sendunya tertutup gemuruh suara ‘mawar’ di televisi , baru ketika jeda iklan nampak hal ganjil itu … hihihiiiii agak kacian sebenernyeeee yeee…tapi begitulah pink family , harap maklum yeeeeee.

“mbak cindra kenapa ” si anggi merayu dengan rayuan cap maut .

“hiks… sebellllllllll …. ” manyunan mulut cindra semakin menukik tajam , bertambah 10 centi .

“wahhhhhhh … mbak cindra lagi sedihhhh ya , jangan sedih kayak aku nih slalu ceriaaaaaaaa….. ” trisdy berteriak riang .

“huhuhuuuuu sediiiihhhhhhhhh …sebellllllllllll …”

“smile … dong mbakkkkkkk … kayak aku nihh ” trisdy menampakkan senyumnya yang sok manis … tiba-tiba..!!!!

“dy telpon dari resyif ”

“huuh sebelllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll ” trisdy memasang muka lebih kucel daripada cindra

“smile dong dy kayak aku nihhhhhhhhhh ” mbak cindra menampakkan senyum yang sangat dipaksakan

“huuuuuuuuuuuuuuu” timpukan bantal segera menghujani tubuhnya

suara asli warga pink house kelihatan.

“sssttttttttttt AFI nya mulai, diam!!!!!!!!! ” keke teriak sengit ….

“mbak cindra telpon ”

gubrakkkkkkkk …. “aduhhhhhh….” Tampak tubuh cindra lepas landas dengan sukses dilantai kamarnya .

“halooooooooo ” spontan semua kepala menoleh ke mbak cicit… wow suaranya begitu mendayu… hihihihiii kapal kalii… lho !!! kok nggak nyambung .

“aduh kok dirimu van … telpon disaat yang tidak tepat … he-eh iya..iya…..sudah ya… ” klik , hening .

“lo kok ditutup mbak ” ertha menyela .

“kirainnnnn ..eh ternyata ………..”

“wah lagi nunggu telpon yaaaaaaaaaa……”

“dewaaaa, jahattttttttttttttt…… sebellllllll…aku benci dewaaaaaaaaaaaa…….hikssss….”

“dah lah cin , jangan menangis hanya karena cowok !!!!” mbak yay yang dari tadi konsen ikut unjuk suara .

“sebel , kalo tau bakalan kecewa , tak akan kulayani dia… huh ”

“ngapain cowok dipikirn , liat AFI aja lebih seruuuu ”

“aduhh kaliannnnnnnnn ini aku kan lagiiiiiiiii sedihhhhhhhhhhhhhhhhhh”

ting , semua langsung hening , mbak cindra langsung menutup wajahnya .

“wah nangis kali …”anggi merasa bersalah

“bukan tapi tertawa….hehheee ”’

Keheningan kembali hilang oleh suara Ve di layar kaca

“semua kata rindumu semakin membuatku tak berdaya , melawan semuaaaa… ” lagu dewa 19 melantun dengan suara bass nya .

“aduuuuuuhhhh matikaaaaaaannn …hiksssss…”

“hah!!!!!!!!!”

“ooooo lagi kangen ya mbak cindra ”

“ternyata…..!!!!!!!!!”

“ditelpon aja mbak ”

“nggak”

“telpon aja”

“nggak , lawong dia masih kencan kok … ”

“hah!!!!! Kok bisa”

“diakan kembali sama pacarnyaaaaaaaaaaaaa………..dah aku mau bobok , vin ambilkan se-te-emku , di laci dekatmu itu… ”

pink house tetaplah pink house , empati simpati harus , tapi ceria tetap jalan terusssssss…

mikirin apa ? cowok !!! … ikhwan lagi !!!! teriak anggi,keke dan trisdy , dalam hati sihhhh .

sementara mbak cindra dengan tidur lelapnya , warga pink house dengan diskusi panjang pendeknya soal….

Cowok!!!!!!!…. Ikhwan lagi… hihihihihihihihihiiiiii

=======================///===================

“ohhhhh ..inikah arti dari mencinta ..walo marah tetap saling mencinta… ….”

Ketenangan hari minggu pink house terganggu dengan alunan suara sedikit aneh ditelinga , yang ditengarai ternyata keluar dari bibir yang semalam manyun . mbak cindra.

“mbak, nyenyak ya tidurnya ……” keke bertanya enteng dengan tampang masih menyisakan kantuknya .

“emang napa ” ops sadis banget jawabnya

“itu…tu ceria sekaliiiiiiiii….”

“heheeheeeee” yang di sapa hanya tersipu malu langsung menuju kamar , gile pagi-pagi sudah seger buger batin keke aneh !!!

“ayoooo siapa yang mau ke giant …… ayo shoping-shoping ” Mbak Cindra yang sudah rapi jali , dengan baju warna pink ceria menawarkan diri …

“lho udah hilang kangennya ” ertha yang lagi menyeduh lemon tea agak termangu melihat bias ABG diwajah Mbak Cindra .

“kangen sama siapa …” tetep seperti awal cuek dengan sedikit sok jual mahal , tapi sinar matanya itu , NGGAK BISA BO’ONG !!!!!

“sama yang kemaren ..itu tu…….”

“kangen .. ama cowok .. cowok mana sudah lupa tuh ” wajah cindra yang tadi malam sendu , lenyap sudah

“deuuu yang baru dapet arisan , lupa tuh ama si …ehmm..ehmmmm..siapa …” Cindra segera menoleh ke trisdy .

“cowok ……!!!!!!. Ikhwan lagi ……..”

kompak si keke dan trisdy teriaaaaaaaaakkkkkkkkk

yah namanya pink house, sedih nggak sedih tetep heboh !!!!

“kisah sedih dihari minggu … yang slalu menyiksaku…” lantunan suara marshanda tak dihiraukan cindra , segera dia membawa sepeda kesayangannya ngeloyor keluar .

==================///====================
by Ernie

EPH : Memory Six..Seven..Eight August...4Th...

Elegi Pink House
Episode : "Memory Six..Seven..Eight August...4Th... "
Tokoh Utama : Keke,Ertha,Anggi,Cindra,Jevinda,Yay,Trisdy
********************************************************
Pink house , 06 agustus 2004

Jelang Malam

Suasana seperti sore-sore sebelumnya , semua berjalan normal tanpa hambatan . pukul ½ 5 lebih sedikit Ertha sudah mengawali sebagai juru kunci babas alas mengawali masuk kontrakan , biasanya tak lama akan disusul Jevinda dan Cindra . baru malam mulai benar-benar merambat ceklik-eklik ..klek… Keke muncul dan langsung serobot menaruh pantatnya d kamar bawah , tak peduli apa yang terjadi . Tampang masih bau jalan dan kusyut mata udah jelalatan cari komik terbaru . dan langsung terpekur dalam keasyikan tokoh2 kartun jepang yang emang keren2 .

Setelah hari sukses malam baru jeritan Trisdy muncul , tetap dengan muka kyusut namun ceria disusul anggi , dibelakangnya sering pula muncul suara aneh dengan senyum aneh pula

“Mbak Trisdy , ayo ngerjain PR aku mau ngupas mangga dulu , Mbak Vinda pisaunya dimana ? piringnya kok nggak ada ya mbak ” dan dengan tersungut jevinda akan teriak

“Moniiiicccccc , emang aku penjaga Rak Piring !!!!!!! ”

kalo sudah gitu monic hanya cekikikan tapi tak putus asa demi melihat Ertha baru turun tangga

“Mbak Er , pisaunya dimana ? trus gelasnya kotor semua ya …aduhh aku kan mau minum …”

tanpa bicara biasanya Ertha akan mengambilnya dan menaruh di depan Monic , dan tanpa disuruh lagi monic sudah asyik sendiri , lain dengan jevinda yang manis panjang pendek ngedumel . hehehheheee….

Sapu ranjau di akir malam cenderung tengah malam adalah Mbakyu Yay….langsung dengan teriakan lantang

“Cinnnnndraaaaa……!!!!!!!”

ampun deh , kayak dirumah itu tak ada yang lain aja .

dan kalo mbak cindra tiada balasan … tetep kukuh memanggil .

“Cinnnndrrraaaaaa……. ”

bener2 deh , padahal di situ ada Keke , Anggi , Trisdy ….terkadang cindra bahkan tak ada dideretan warga yang ada saat itu…

Garing banget mereka ya hehehhe… padahal kalo dilihat-lihat trisdy itu paling rajin menyapa Yay , bahkan Anggi tampak care banget . malah kadang Cindra yang sedikit cuek dengan keadaan Yay , maklum dari panas2nya Pe-De-Ka-Te jadi pengantin baru cing !!!!



Ssstttt itu tadi suasana Pink House eS-Te-De alias standart .

Trus kalo hari ini gimana ?

Ada yang aneh ….

Ertha masuk langsung menuju kamar , kelihatannya lagi nggak enak badan , Keke se sore itu belum kelihatan batang hidungnya , Cindra sudah datang langsung mantengin acara kesayangannya , Trisdy belum nyampe rumah , lembur kali , jevinda udah cabut ke lamongan , KKN – korupsi kolusi nepotiesme , ops !!! kalo bakal kena manyunan jevinda nih kalo salah ngartiin .

Sementara Anggi udah cabut dari siang tadi , ngapain Mpok , kayaknya ada rahasia terpendam … Misi penting serba rahasia .

Sementara Yay kemana ?

“Harusnya Mbak Yay tuh nggak usah ngontrak , buat salah satu ruangan kantor jadi kamarnya … ”

komen Keke di suatu kesempatan .



truss… trusss… sepi dong PH (Pink House ) … kayaknya sihhhh ….



PH , 07 august 2004

Pagi

Suasana Pagi itu pun berjalan seperti biasa , dimulai dengan gedebug suara Trisdy cibar-cibur , lalu kricik2 air wudhu , ketika jelang siang ….

Dentuman keras lagu2 lawas mengalir , seolah alarm alami

“Jika kau datang kembali …. Jawaban apa yang kan kuberiiii…. !!!!!!! ”

dan lanjut teriakan

“Cinnnnnnnnnnndraaaaaaa……..”

sunyi ….

“Cinnnnnnnnnnnnnnddddddrrraaaaaaa….”

Sunyi … dan ..brog..brog..brog…..tapak kaki berat melaju kebawah

“Cinnndddrrraaaaa….. katanya ke pasar kok masih molorrrr…”

bisa ditebak adegan percakapan siapakah itu ?

benar Yay…. !!!!!

Bagai nasi tanpa garam , tak afdol rasanya kalo Yay tanpa memanggil Cindra…..



Pukul 07.00



Ertha sudah nampak bangun dan beberes , sepertinya ada rencana dia …

“loh mau kemana mbak ? ”

oo keke muncul dengan wajah sipitnya .

“ke nikahan ..”

“di ”

“probolinggo ….”

“wah sepi dong PH ….”

Kringg… selanjutnya ertha sudah mulai sibuk dengan janjian sama prend2 STMnya ….



O..o rupanya banyak acara menuju ke pernikahan nih Er …. !!!!!! laris manis pengundang

Jelang siang suasana kembali sepi .



Malam pukul 09.00



Ertha datang dengan wajah kuyu , perjalanan panjang terlalui , probolinggo city telah diarungi , rasa puas dan capek sekali bercampur aduk hingga acara nonton AFI bersama Cindra terlalui dengan tidur sukses . dan hanya terdengar suara adi nugroho

“Jelita harus pulang hari ini … ”

O’o ….. tangisan AFI tidak seperti percakapan antara yay dan cindra , cicit cuit… terus berceloteh …..

Loh kemana keke dan trisdy bo’ ?

Aduh maap … kagak tau …abis penulis kan juga langsung bobox... J



PH, 08 august 2004

Jelang Malam



Matahari bergeser diufuk barat , bergulir menjalani kodrat , nampak indah jika takdir itu dilewati dan disyukuri penuh .

Lepas magrib jevinda mulai datang membawa oleh2 bontotan cerita KKN nya …

Suara kasnya mulus mengurai gumpalan dalam dadanya yang sedianya memang akan dipersembahkan untuk telinga-telinga setia Pink Family

“Aku jadi Kak Ubit disana , ngajar nyanyi prend.. keren kan … ”

celotehan ramai , seperti "celoteh anak" asuhan huges .

cerita mengalir bak air bah , lancar banget.. dan terus mengucur ….

Cekikik binti cekakak mewarnai…

Tiba-tiba ada yang muncul dengan wajah ceria ….

“assalamualaikummmm ”

bener wajah yang nggak biasanya jika baru pulang kampong langsung tersenyum-senyum , biasanya kucel mucel …

“Anggi jajannya mana ? ”

“Gimana bulan madunya prend …”

hehehe..hanya cengingisan kecil

“Jajan banyak dibawah … ”

sontak serentak tapak-tapak kaki menuruni tangga , pemenang mendapatkan jajannya Anggi adalah “TRISDY….” Plok-plok..

dan

“Loh , kok roti ginian …ini bukannya dari ada acara ? ”

Cindra menatap aneh

“Pasti ada rame-rame nih di rumah Anggi ? nggak mungkin hari biasa buat roti macam gini ..”

Cindra semakin penasaran .

“Loh mami ane kan perhatian bin baik hati …. ”

Anggi tersenyum simpul

“Bukan …jelas bukan…. Kamu pasti ….Ya…”

seperti menemukan sesuatu wajah cindra ceria

“IYa , pasti ada acara lamaran nih , ayo mana cincinnya mana ? trus-trus gimana-gimana kamu nggak nervous Nggi ? aduhhhh kamu sebelll !!! ”

lho kok , Anggi bergidik melihat Mbakyu Jevinda .

“Lho siapa yang lamaran …"

halaaaahhhh !!!! semua bersorak ..

dan akirnya pink family tetap pink family … suara gelak tawa dan teriakan tak mampu dihentikan , berseru semakin malam semakin keras tak peduli bayi di kiri kanan bergeliat risau mendengarkan dendang fals dari tetangga .

dan Pink House hanya menjadi saksi Bisu…


============================
met jalan pink house
met datang Graha Smooth ....

-Ernie-
sby, juli 2003 - maret 2005

EPH : Kondangan Bo

Elegi Pink House
Episode : "Kondangan Bo"
Tokoh Utama : Keke,Ertha,Anggi,Cindra,Jevinda,Yay,Trisdy
********************************************************
Malam mulai menjelang larut , sedikit menyisakan gerimis di langit tanpa bintang , hingga burung hantu mungkin juga enggan bersenandung . habis dingin sih hhihiihi.

Tapi tidak dengan Anggi , warga pink house gank pink family ini masih menerawang menembus dinding-dinding dikamar , berputar kosong . ada apa gerangan .

“ Dy, kira-kira Kasih lagi ngapain ya sekarang , apa lagi malam pertama dengan mas jony ya .. ”

bukan Trisdy namanya kalo ditanyain malam-malam tidak bobok .

“ Dy, apa Kasih nggak malu ya , kan dia belum mengenal lebih jauh dengan mas Jony , trus harus buka..bukaan di depan… aduh aku kok jadi malu …. Dy menurutmu gimana ”

Anggi yang asyik dengan pikirannya tetap menerawang .

“Aduh kalo aku kapan ya ? aduh aku kok kepingin nikah jugaaaaaaaa…..”

lho!!!! Histeria Anggi berubah jadi bengong , disampingnya Trisdy sudah tertidur dengan pulas tanpa bersalah .

“AAAAAAAAAAAA… trisdy …selalu deh …. Sebellllllll , ayo bangun..bangunnnnn…pokoknya harus bangunnnnnnnn ”

Mungkin karena terlalu cempreng suara yang keluar dari mulut Anggi hingga..

“Aduhhhhhhh Anggiiiiiiii selalu nggak senang liat orang tidurrrrrrr… selaluuuuuuu menggganggggggguuuuuuuuu….”

Ternyata dia tak kalah histerisnya …

Ertha yang sedang menontong Dunia Lain hanya tersenyum .

=======//=======

“ Wahhhhhhhhh jam berapa nih , jam 7 , HA!!!! , aduh… gimana..gimana ”

“lho trisdy , kamu juga baru bangun …trusss gimana ? rencana kita ke nikahannya kasih kan jam 9 ,padahal kan masih harus jemput anak-anak , aduhhhhh gimana , perjalanan ke bandara berapa jam , 1 jam kali ya , belum lagi mandi , makan ..huwawwwwwww !!! ”

Trisdy dan Anggi sama terbengong .

“hyaaaaaaa..jangan bengong aja , … ayo cepatttt…berangkattttttt ”

brok..brok…brok….. bremmmmmm……



Suasana pagi yang semula hening , sejenak heboh tak terkendali , siapa lagi oknumnya kalo bukan trisdy dan Anggi . “ Pasti mereka !!!! ”

10 menit kemudian hening lagi , ting !!! bahkan suara air di kamar mandi pun terdengar .



ting-tong …. Ting tong ting tong ..

“ Trisdy temanmu, masuk dik !!! “

mbak Cindra tidak menyadari kalo makluk itu sudah tak ada di rumah



tililililitttt..kringgggggggggg

“huahhhhh … eee yaaa siapaaaaaaa.. oo..ya..sebentar…TRISDYYYYYYYYYYYYYY, ANGGGGGIIIIIIII, KEKEEEEEEEE temanmu….”

Brug ….

Kasian deh Mbak Cindra , tidur hari liburnya selalu terganggu .

Lho kok hening , apa mereka masih tidur ya , Mbak Cindra berfikir aneh .

“waduh kayaknya masih bobok tuh mereka …”

“HUAAAAAAAA , gimana dong Mbak…”

HA!!! Mbak Cindra terperanjat , sialan , kok aku jadi kalah , ternyata suara diseberang lebih heboh dari jeritannya .

Dubrak…!!!

“apa , di bandara, oo mereka janji jemput..gitu ya..ya..ya nanti tak sampaikan , atau e..iya naik taksi aja , apa ? oo..iya jetis gitu..iya jetis kulon XD , trus telp sini lagi ..ah nggak jangan..nggak usah telpon , Tanya orang sekitar aja pasti tahu ..he-eh …wassalam ”



kringggggggg….kringgggggg…

aduhhhhh telpon lagi …telpon lagii…..

Mbak Cindra tak tahan , akirnya ditelungkupkan kepalanya di bawah bantal dan timbunan bonekanya.

ZzzzZZzzzzz… tidur deh .

========//=======

brok.brok…tap..tap..tap..tap…

“Mbak Ertaaaaaa…. ”

Belum lengkap nyawa Erta , jadi terkejut lagi dengan nongolnya wajah Nursi.

“lho kok kamu disini..”

“Mbak Erta kangeeeeeennnnnnnnnnn , aduh capek aku bobok ya…!!!”

“Mbak …menurut sampeyan aku pake baju mana ? ”

tiba-tiba trisdy sudah nongol juga .

“ah iyaaaa…. Bagaimana kalo baju sampeyan yang coklat , atau baju gamis ini , atau baju ini , kalo ini gimana ..aduhhhh pusingggggggggggggg ….”

“kalo aku pake apa ya , kok belum terencana ” tak tahan dengan kehebohan kamar tetangga , keke datang dengan mata cina nya .

“Gimana kalo pakek gamisku ke ? ”

lho yang ditawari keke , kok yang matanya berbinar malah Nursi .. hehehee

“aku juga pinjem ada ngga Nggi ” akirnya keluar juga deh pernyataannya .

“aduh , kok aku dicuekin , aku pilih yang manaaaa dongggggg … ”

hehhehehehee ..kasian deh trisdy …..

“coba ini ah..coba ..ini , kalo ini gimana , kalo pakai itu gimana … ah yang ini aja , yang itu …aduh nggak pantas ya …gak seneng ah , wah ini cocok .. itu bagus kok untukmu … itu lebih cocok .. kalo sandal ini gimana ?…oh ya..itu bagus ”

ck..ck… jadi heboh ya , gimana kalo si Anggi ditanyaain komentar mengenai hal ini .

“Iya ini kan awal aku kondangan jadi bingung harus gimana ? ”

kalo Trisdy gimana

“Iya dong harus tampil paling menarik , kan mau ketemu…sama…. Hehehee RHS…”

Gimana dengan Nursi

“Bukan apa-apa sih hanya saking senengnya sih ketemu ama arek-arek …”

Kalo Keke

“aduhhhh aku kan lagi pusing pilih gaun , jangan Tanya macem-macem ”

gubrakkkkk!!!



JRENGGGGG ….

Ck..ck..ck…tokek…

Dapat dipastikan , ketika jam menginjak ke angka 9 , semuanya berkemas , dan tancap gas ke lamongan city …

Dan Pink House kembali sunyi ….



============================
met jalan pink house
met datang Graha Smooth ....

-Ernie-
sby, juli 2003 - maret 2005

Tuesday, July 19, 2005

Undangan Pernikahan Ike Retnowati

Pernikahan

Tiada senindah hari itu
tiada sesyahdu saat itu
dua hati bersatu
dua nurani memadu
kisah panjang berawal
gerbang keridhaanNya terbuka
semuanya begit indah ...

To Ike...
congrat frend :)
semoga barakah, barakallah amien

- Ernie-





Tuesday, June 21, 2005

di suatu Malam

mata melek di pagi buta
dada pegap di gulita ...
ada bulan temaram enggan tersenyum ...
ada dunia malas enggan berputar ...
aku terjerembab dalam kegelapan pikiran
aku menukik dalam kepenatan jiwa ...
Malam membawa gelap abadinya ...
menyekapku dalam rontaan jiwa...
ingin teriakmuak
muntahkan racun hati
muntahkan penyakit mati ....
aku muak dan ingin teriak ...
ingin memaki dinding-dinding pucat pasi ...
ingin mengoyak selambu hitam malam....
muak....
teriak umpat dunia ...
umpat segala kehitaman dunia...
muak...
mata nanar menatap jauh tembus pekat itu ...
hitam ..hanya hitam ...
dan semakin jiwa tertelan ...
terlumat....
terkapar tak perdaya ..
rebah...
lemah...
roboh di kaki sajadah ...
hitam..hitam ......malam ...

by Ernie '10 AUGUST 2004